Resensi Novel "Ready Player One"
Shallom gais, selamat datang lagi di blog saya untuk blog ini saya sedang meresensi salah satu novel favorit saya yaitu....Ready Player One. di novel sci-fi ini bercerita tentang pertualangan Dave Watts dalam memenangkan perburuan yang bisa dibilang sangat seru. silahkan membaca resensi saya.
Resensi “Ready Player One”
Pengarang : Ernest Cline
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta
Cetakan / Tahun terbit : pertama / Jakarta, Maret 2018
Dimensi buku : 544
halaman, 20 cm
ISBN : 9786020382777
Sinopsis
Pada novel ini terjadi pada tahun 2045, dimana teknologi
sudah sangat maju dan dunia virtual menjadi salah satu hal yang wajar bagi
semua orang untuk melarikan diri dari dunia nyata, mencari kesenangan,
kebebasan dan imajinasi tanpa batas yang bernama OASIS. Didalam OASIS terdapat
sebuah perburuan yang diadakan oleh James Halliday pembuat OASIS sebelum ia
meninggal, dimana pemenang lomba nanti akan menjadi pemilik OASIS dan semua
harta Halliday. Akan tetapi tidak ada satu orang pun menemukan petunjuk pertama
tersebut berada, banyak orang yang percaya bahwa hal itu hanya omong kosong dan
menyerah, ada juga yang masih berusaha mencari petunjuk tersebut disembunyikan.
Setelah beberapa tahun salah satu nama muncul di papan skor, yaitu Parzival
nama OASIS dari remaja 18 tahun yang bernama Dave Watts.
Dave Watts adalah seorang Gunter (julukan untuk maniak
perburuan OASIS) dimana ia menghabiskan waktunya untuk meneliti kegemaran James
Halliday yang bertema budaya pop dan video game tahun 1980-an, dan pada
akhirnya ia memecahkannya. Setelah ia berhasil mendapatkan tingkat atas
perburuan tersebut dengan menemukan petunjuk pertama, seluruh dunia mengejarnya
dikarenakan ia memegang petunjuk penting dimana Halliday menyembunyikan
hartanya. Dave harus bisa menyelamatkan dirinya dan teman temannya di dunia
OASIS maupun dunia nyata agar bisa menyeleseikan perburuan ini dengan
memenangkannya.
Bahasa :
Bahasa yang terdapat dalam novel sangat mudah dipahami dan
sangat kekinian dimana banyak menggunakan Bahasa modern tetapi banyak terdapat
Bahasa yang bersangkutan dengan budaya pop jaman dulu yang bisa dibilang susah
untuk beberapa orang pahami jika tidak mengenal budaya pop tersebut.
Nilai nilai dalam novel :
Dalam novel tersebut terdapat banyak nilai yang bisa
diambil, seperti kemanusiaan, kebaikan, mementingkan teman daripada diri
sendiri, pantang menyerah, menjunjung tinggi keadilan, persahabatan dan nilai
nilai lain yang sangat penting dalam menjalani kehidupan dikarenakan novel ini
sangat menyinggung sifat sifat manusia secara dalam.
Kelebihan :
Alur cerita dari novel ini bisa dibilang menarik,
dikarenakan tempat nya berada di masa depan tahun 2045 dimana tempat kejadian
sering berada di dunia virtual yang akan sering kita imajinasikan disaat
membaca. Banyak Bahasa inggris yang diterjemahkan dengan cukup bagus dan juga
terdapat catatan kecil dibawah halaman untuk menjelaskan beberapa kalimat atau
bahasan dalam novel yang bisa dibilang asing bagi kita.Penokohan dalam novel
bisa dibilang bagus hingga kita menggangap tokoh di dalam novel nyata dan kita melihat
pertumbuhan karakter dalam tokoh yang kita baca. isu isu yang terdapat di
beberapa halaman depan sangat bagus untuk mengambarkan keadaan pada tahun
tersebut dimana sumber daya alam sudah hampir habis dan banyak terjadi
kekacauan
Kekurangan :
Di dalam novel terdapat banyak menyinggung budaya pop yang
bisa dibilang kita tidak tahu, dikarenakan budaya pop ini lebih terkenal di
amerika sana.
Ringkasan novel
Novel ini menceritakan Dave Watts yang menemukan petunjuk
pertama perburuan harta James Halliday di dunia virtual bernama OASIS. Dengan
ini Dave Watts harus melawan banyak orang untuk memenangkan perburuan ini,
salah satu musuhnya adalah IOI , yaitu sebuah perusahaan yang ingin
mengendalikan OASIS sepenuhnya. Banyak rintangan dan masalah yang dihadapi Dave
untuk memenangkan perburuan ini, mulai dari perselisihan dengan sahabtnya,
masalah percintaan, kehilangan teman dan keluarga yang dicintainya, hingga
dikejar oleh pembunuh di dunia nyata maupun dunia virtual.

Komentar
Posting Komentar