Pengalaman di "The 3rd ICTESS"

 


Shallom gais….. Selamat datang di Blog saya, pada tahu gak ? kalau kemarin Universitas Slamet Riyadi Kemarin mengadakan kegiatan webinar ICTESS yang ke tiga pada tanggal 10 desember 2020. Kegiatan Webinar ini sangat seru dan bermanfaat gais, karena pembicara nya orang orang terkenal yang handal dalam bidang nya masing masing Seperti H.E. Ambassador Y. Kristiarto s. Legowo yaitu Ambasador of Indonesia to Commonwealth of Australia, lalu Prof. Ts. Dr. Burhanuddin dari Universitas Teknikal Malaysia Malaka, dan lebih banyak lagi, jika ingin tahu siapa saja pembicaranya, bisa dilihat dari brosur dibawah. Dikarenakan banyak terdapat tamu dari luar negeri, Webinar ini menggunakan Bahasa inggris agar pembicara dan peserta bisa saling berkomunikasi satu sama lain.



Disaat Webinar kemarin, salah satu pembicara yaitu Prof. Ts. Dr. Burhanuddin dari Universitas Teknikal Malaysia, Malaka yang menjelaskan topik yang menarik yaitu tentang ekonomi perusahaan disaat pandemik ini. Maka dari itu blog saya kali ini akan membahas tentang pendapat beliau.

Memang disaat pandemik ini banyak sekali perusahaan diseluruh dunia terkena dampak yang besar, mulai dari banyaknya pengurangan karyawan, Saham yang turun, Harga barang dan jasa naik hingga bangrutnya perusahaan perusahaan kecil yang tidak sanggup menangani anjloknya ekonomi. Prof. Ts. Dr. Burhanuddin memilki beberapa Strategi yang sudah di implementasikan di negaranya Malaysia.

Strategi pertama adalah Call Center and ERT. posko penanganan yang digunakan bersama sama dan secara bergantian malah akan meningkatkan kemungkinan untuk virus menyebar, maka dibuat beberapa posko berbeda serta meningkatkan perhatian terhadap kasus orang yang terkena agar bisa dikendalikan.

Kedua, review worksforce location and trevel. Prioritas pertama adalah menentukan dimana saja karyawan yang berada di luar negeri dan apakah daerah mereka terkena virus, dengan ini perusahaan bisa menentukan apakah mereka harus kembali ke negara mereka atau harus bekerja di rumah. Rencana perjalanan bisnis juga harus direview kembali atau bahkan dibatalkan agar bisa menghindari daerah yang terkena virus covid ini.

Ketiga, Revisit our crisis and continuity plan. Setiap perusahaan yang berjalan lancar pasti memiliki rencana pandemic yang mendetail bagi setiap karyawan nya. Akan tetapi setiap test rencana akan berbeda dengan kenyataan. Salah satu contoh dari rencana pandemic perusahaan asia, dimana perusahaan akan memindahkan karyawan dan keluarganya ke salah satu negara di eropa untuk evakuasi, tetapi penerbangan dari cina ke eropa langsung di berhentikan setelah terjadi penyebaran wabah ke beberapa negara dengan cepat.

Keempat, Evaluate the supply chain. Pemahaman baik tentang rantai pasokan barang akan membantu mengetahui kemungkinan kelemahan. Yang berarti bahwa kita harus melihat asal semua barang tanpa terkecuali agar mengetahui tempat dari mana barang tersebut dikirim, dengan ini kita bisa menghindari barang yang berasal dari negara yang terkena virus covid ini.

Kelima, Indentify potential points of failure. Dengan mengetahui keadaan dari masing masing tim dan individu karyawan kita akan mengetahui asal masalah yang mungkin akan terjadi. Dengan ini kita bisa membagi jadwal karyawan dengan waktu yang berbeda atau bahkan memperbolehkan mereka untuk kerja dari rumah, dengan ini kita bisa mencegah kegagalan dan penyebaran covid.

Keenam, Get right communication right. Walaupun kita sering melihat karyawan kesusahan dalam menangani informasi pekerjaan mereka disaat pandemik ini. Karena itu pemimpin di setiap bagian harus bisa mengendalikan dan diandalkan dalam menyebarkan informasi yang benar ke setiap bawahannya, bahkan menurut Edeleman Trust Barometer (2020) “ bisnis lebih bisa dipercayai daripada pemerintah maupun media”. Konsistensi antara karyawan sangat penting dalam mempertahankan kinerja pekerjaan perusahaan.

Ketujuh, Use Secenario analysis. Dengan adanya ketidakpastian di semua bidang dikarenakan covid ini dalam beberapa bulan, setidaknya sekenario perencanaan akan membuat perusahaan siap untuk kedepan. Perusahaan harus siap dalam menghadapi dampak covid dalam hal seperti penutupan bank, restaurant, dan toko toko lain yang bisa saja menghambat, serta juga siap jika karyawan harus tetap bekerja di rumah. Dengan adanya rencana sekenario perusahaan bisa memilih cara apa yang harus mereka lakukan.

Kedelapan, Don’t lose sight of other risk. Dengan adanya covid ini, perusahaan juga tetap harus berwaspada terhadap ancaman lain seperti penyelundupan barang, anjoknya pendapatan, krisis ekonomi dan bahkan cybercrime.

Kesembilan, kita juga harus melakukan penelitian lebih lagi dalam melakukan segala sesuatu dengan cara yang berbeda. Seperti edukasi terhadap generasi berikutnya. Dan yang terakhir kita juga bisa memanfaatkan teknologi sekarang yang sudah berkembang dalam mencari informasi.

Dari keseupuluh strategi yang diberikan Prof. Ts. Dr. Burhanuddin sangat menarik, dikarenakan menggunakan sudut pandang lain daripada sudut pandang kita. Semua strategi ini menurut saya bisa diterapkan di Indonesia dengan baik jika kita rakyat Indonesia sadar betapa berbahayanya covid ini, tetapi kenyataan nya banyak dari masyarakat yang tidak peduli dan acuh, mereka tetap berpergian tanpa masker, berekerumunan, tidak melakukan cuci tangan dan hal lain, hingga dampaknya ? kita bisa melihat bahwa covid kembali naik.

Nah itu saja gais untuk blog kali ini, saya berharap blog kali ini bisa membantu dan bermanfaat bagi kalian semua. Mohon maaf jika terdapat salah tulis ataupun kata yang menyingung, sekian terimakasih Tuhan memberkati dan stay safe ya teman teman.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkenalan

Covid-19

Resensi Novel "Ready Player One"